Tingkat
Pengangguran Terbuka (TPT) Menurut Pendidikan Tertinggi Yang Ditamatkan,
Februari 2014 – Februari 2015 (persen)
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan
|
Februari 2014
|
Februari 2015
|
Laki-laki Perempuan jumlah
|
Laki-laki
perempuan jumlah
|
|
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
|
||
SD
ke bawah 9,29 10,10 9,69
13,16 8,89 11,15
|
||
SLTP 12,53 13,32 12,85 7,62 11,95 9,64
|
||
SMA 13,47 15,82 14,14 9,60 10,22 9,78
|
||
SMK 7,06 9,51 7,80 7,70 7,25 7,54
|
||
Diploma
dan Universitas 4,91 4,55 4,75 1,51 8,31 4,51
|
||
Jumlah 9,63 10,17 9,84 7,77 9,25 8,36
|
||
Tabel
1. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Menurut Pendidikan Tertinggi Yang
Ditamatkan, Februari 2014–Februari 2015
Bedasarkan Tabel Pengangguran Terbuka (TPT) diatas, tingkat pengangguran tertinggi menunjukkan bahwa dari semua tingkat pendidikan pada bulan Februari 2015 hanya lulusan Sekolah Dasar (SD) ke bawah yang memiliki tingkat pengangguran lebih tinggi dibandingkan bulan Februari 2014.
Pada tingkat pendidikan
lain yaitu lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) dan Diploma serta Universitas menunjukan tingkat
pengangguran bulan Februari 2015 lebih rendah dibandingkan bulan Februari 2014.
Menurut jenis kelamin
terlihat pengangguran menurun yang berbeda antara laki-laki dan perempuan.
Untuk laki-laki penurunan pengangguran tertinggi terjadi pada lulusan SLTP dan
SMA. Sedangkan peningkatan pengangguran terjadi pada SMK. Sementara untuk
perempuan, penurunan pengangguran tertinggi terjadi pada lulusan SMA dan SMK.
Sedangkan peningkatan pengangguran terjadi pada lulusan pendidikan tinggi (Diploma
dan Universitas.)
Tabel
2. Pesentase Balita Yang Mendapat Vitamin A di Kabupaten Batu Bara 2008-2012
Sumber : http://dinkes.batubarakab.go.id/status-gizi
Bedasarkan grafik di atas dapat diutarakan bahwa pemberian kapsul vitamin A pada anak balita terdapat kenaikan maupun penuruan tiap tahunnya. Penanggulangan masalah kekurangan vitamin A dengan pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada anak balita dan ibu nifas di Kabupaten Batu Bara masih terus di laksanakan.
Hal ini merupakan
kesepakatan nasional pemberian kapsul vitamin A dalam pelaksanaan diintegrasi
dengan kegiatan Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK) dan Kesehatan Ibu dan Anak
(KIA) melalui Posyandu dan Puskesmas. Pendistribusian vitamin A pada anak
balita dari tahun 2008 terus meningkat sampaai dengan tahun 2010.
Pada tahun 2011 pendistribusian vitamin A mengalami
penurunan. Kemudian pada tahun 2012 pendistribusian vitamin A pada anak balita
mengalami sedikit kenaikan, tetapi masih dibawah kenaikan pada tahun-tahun
sebelumnya.
